Sempat aku benar-benar merasa terpuruk karena di semester yang sudah mulai tua ini, aku tidak dapat mengikuti program PPL atau praktik mengajar seperti teman-temanku. Tidak seperti semester-semester sebelumnya, I’m alone at my Campus. Hanya beberapa orang dari angkatan 2009 yang masih kuliah dan aktif di kampus, termasuk aku. Sudah tua kok masih ngampus aja,hehehe :D… But I’m sure that there will be happiness then...
Benar memang, Allah menunjukkan jalan-Nya.. Seorang dosen menghampiriku di tengah kesibukan persiapan praktikum Fisika Dasar. Beliau memintaku untuk menggantikannya mengajar persiapan olimpiade IPA di SDK Maria Fatima Jember. Soal sudah tersedia, dan siang itu juga harus langsung menuju lokasi. Why not? Aku langsung angguk-angguk dengan senyum sumringah. Alhamdulillah ada rejeki tak terduga lagi (pas lagi bokek soalnya :P ). Dengan persiapan materi 10 menit aku langsung meluncur menuju TKP…
Clinggg..
Di TKP. Woww.. (untung ga koprol :P ) Aku belum mengenal mereka, tingkah laku, bahkan nama mereka. But I know that I face some great children in front of me. Hanya sekitar 25 siswa di kelas itu dari kelas 3-6. Mereka adalah anak-anak terpilih di SDK MF untuk mengikuti program bimbingan ‘Bibit Unggul’ IPA.
Dalam proses pembelajaran tampak ada beberapa anak yang benar-benar menonjol di antara mereka. Di hari pertama ini perhatianku tertuju pada Raymond dan Christoper, anak kelas 5, sepasang sahabat yang tidak mau dipisahkan, yang ramai sendiri, paling aktif, dan paling banyak menjawab soal. Yaaa cukup menyenangkan wes hari pertamaku.
Ngutip dari film boliwood, “Every children are special”. Dan mereka adalah anak-anak yang sangat special bagiku, maka aku harus menghadapi, melayani, dan mendidik mereka dengan cara yang special pula. Akhirnya kuputuskan untuk membeli komik sains Kuark edisi 1 dan 2 Tahun IX, di dalamnya ada materi dan soal-soal olimpiade yang disajikan dengan cara menarik. Kubolak balik komik yang baru kubeli di Toga Mas itu. Eitsss… di halaman cover belakang, tertulis Raymond - SDK Maria Fatima Jember sebagai peraih Bronze Medal Olimpiade Sains Kuark Level III. Waaahh benar saja kalau dia yang paling aktif di kelas. :D Aku semakin tertantang oleh anak kelas 5 SD itu. Jadi keinget acara televisi “Are you smarter than a fifth grader?” Malu juga ya kalo kalah sama anak 5 SD, hehe.. akhirnya aku jadi semakin rajin baca komik. :D
Hari-hari selanjutnya semakin menyenangkan. Setiap Rabu aku dan seorang rekanku mengajar persiapan OLIPA dan di hari Sabtunya mengajar praktikum IPA Terapan. Aku pun semakin akrab dengan mereka. Di hari Rabu di sela-sela pembelajaran kuajarkan juga pada mereka beberapa ice breaking, senam otak, tebak-tebakan dan game-game sederhana. Kadang kupancing dengan hadiah juga, sekedar permen, kue, dan pernah juga komik Kuark-ku jadi ‘korban’ saat bermain game Ranking 1.. :D Kadang-kadang juga kuselipkan motivasi agar mereka tidak takut bermimpi dan mau memperjuangkan mimpi mereka. Yah menyenangkan sekali. Meskipun ada guru yang mengatakan mengajar mereka itu nggarai ‘makan ati’. Tapi aku rasa, I’m happy there. Mereka adalah anak-anak yang belum berdosa, hati mereka tulus. Senyum, tawa, canda dan kejailan mereka membuat hatiku damai. Senang bisa bertemu kalian. Meskipun kita berbeda, tapi kita sesama manusia adalah bersaudara dan aku akan selalu mendoakan untuk kesuksesan kalian semua. :)
Raymond sang juara Olimpiade, aku berdoa semoga dia bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasinya. Aku sangat bangga mempunyai murid sepertimu.
Christoper, sahabat sejati Raymond yang sebenarnya tak kalah pintar darinya. Lihat Christ jadi inget Alfi atlit bulutangkis junior Indonesia, mirip beud dh. Dia supel, periang, dan ganteng. :D Aku yakin dia akan jadi orang hebat di masa depan nanti.
Leony, tatapan mata anak itu, senyumnya, keramahannya, keluguannya tak bisa aku lupakan. Dia yang paling bersemangat saat pembelajaran. I love u nak.. :)
Davin, dia yang paling ramai dan lucu di kelas, entah autis atau tidak, yang kutahu tingkah lakunya itu membuatku harus teruuus upgrade kesabaran. Hehe.. tapi tahukah, dia cepat menangkap apa yang aku katakan meskipun seolah-olah tak memperhatikan. Dia paling suka senam otak, bahkan aku belajar 1 senam otak yang baru kukenal darinya.
Timothy, si endut n cute. Dia teman akrabnya Davin. Gemes banget sama anak ini, bawaannya pingin nyubit pipinya… :*
Nanda, anak kelas 4 yang jail-nya subhanallah, ceriwis, cakep, cool, keren geto, dan pinterr lah, sering menjawab pertanyaan juga, jika pertanyaannya 1 meter, maka jawabannya 10 meter :D Ramalanku di masa depan nih anak bakal banyak cewek-nya, hehe
Gabriel, ini dia si kaca mata sang pemenang game Ranking 1. Komik kuark-nya jangan lupa dibaca yaa Gabriel.. :D
Jesselyn, si kecil dan imut. Suatu saat dia pernah membisikkan sesuatu padaku dengan malu-malu, katanya “Aku pingin jadi artis”. “Wah iya, nanti saya minta tanda tangannya ya..”, jawabku. :D Terus bermimpi dan gapailah mimpimu nak :)
dan lainnya.. :*
Erghh.. pingin jadi guru SD ajaaahhh, ga mau ngajar Fisika, mumet, hehehehehe :D #galau