Thursday, March 12, 2020

I'm the Next Mawapres

Seperti melewati lorong waktu, kembali ke masa 8 tahun yang lalu. Tulisan yang tak sempat terpublikasikan. Mungkin ini saatnya, agar ada sedikit jejak kehidupan yang tertinggal jika nanti waktunya telah tiba.


--
25 Maret 2012

Alhamdulillah akhirnya kini sudah berada di peraduan kembali, setelah kemarin menjalani perjalanan yang cukup mengesankan ke kota pahlawan Surabaya dalam acara Achievement Motivation Training (AMT) yang diselenggarain ama Ristek BEM ITS.

March 23rd 2012, sekitar pukul 23.30 WIB kami (Danang, Fifi, Sef) berangkat dari terminal tawang alun Jember menuju Surabaya. Perjalanan malam dengan sensasi yang mengesankan. Adegan Bruce Lee dan polisi India ada malam itu, 2 orang pencopet tertangkap tidak basah telah mengambil hand phone salah seorang penumpang, sedang 1 orang lainnya kabur melarikan diri. Perjalanan kami pun tersendat sekitar 45 menit untuk mengurusi pencopet itu dan mengantar mereka ke peraduan bapak-bapak polisi :p Blahh… blaaa… bla… kami pun sampai di Masjid Manarul Ilmi ITS. Setelah beristirahat dan ngampung mandi, pukul 08.30 kami segera menuju kampus Program Teknik Informatika ITS, we have been ready to AMT!

3 dari 200 peserta, because we’re different than others. Yah, kami datang dari pelosok timur, dari Universitas Jember, sedangkan lainnya adalah mahasiswa ITS. Wah ciut rasanya setelah sampai di sana. Takut untuk melangkah, berhadapan dengan orang-orang super hebat dan genius. Who are we? I feel so afraid. But, there’s the chance here. Kami sudah hadir, jadi harus dijalani dengan baik. Ya gak mungkin juga mau pulang ke Jember lagi? Ngabis2in duit aja…hehe… So, face it!

Dalam acara ini dihadiri oleh the number 1 university student in Indonesia, mbak Tantia, Mawapres Nasional I dari Universitas Indonesia. Hmm.. how charming she is! Menyenangkan sekali bisabertemu dengan beliau, memang pantas seorang Tantia menjadi jawaranya mahasiswa di Indonesia. Potongan rambutnya pendek, dengan kacamata, pakaian yang stylish sepaha.. Uhuii pokoknya cuci mata buat para cowok nie. :p Preparing sejak awal masuk kuliah, mulai semester 1 bertekad untuk menjadi nomor satu. Diimplementasikan dengan mengikuti berbagai kegiatan organisasi, perlombaan, karya ilmiah, exchange, namun juga focus dalam studi sebagai tugas utama mahasiswa. Tantia merupakan mahasiswa UI lulusan terbaik dengan IPK 3,90. Setiap minggunya dia juga rutin mengikuti Thai Boxing, you know? Saat Tantia menceritakan pengalamannya dengan slide presentasi yang super great, mata kami hanya bisa berdecak kagum (plus ngantuk, hehe).. berbagai tips dan trik dia paparkan agar bias menjadi seorang mawapres. Juga keuntungan jadi seorang mawapres yang cukup menggiurkan, that is ditawari jadi mantu seorang bupati.. Aahaahahahay.. :p

Selain itu acara ini juga dihadiri oleh bapak Sulis, dari perawakannya beliau adalah seorang budayawan.. kerennya itu mirip2 sama Cak Nun (Emha Ainun Nadjib). Hm, rasa nasionalisnya sangat tinggi, cara berfikirnya simple dan bebas, tidak neko-neko namun juga rasional dan memiliki tujuan. Yang kuingat, “Wes jangan banyak tanya, pikirkan saja apa yang akan kalian lakukan untuk bangsa ini??” Think globally but act locally…Great session!

Mawapres.. hm.. Mahasiswa beprestasi.. melihat figure di atas rasanya belum pantas mewakili pendidikan fisika untuk maju sebagai mawapres, tapi mau tidak mau ya kami memang harus maju. Berusaha dengan usaha yang terbaik. Itu saja, berusaha dan berdoa tentunya. Yang jelas seperti kata pak Sulis lebih baik sekarang memaksimalkan potensi diri dulu, melakukan apa yang bias dilakukan untuk negeri ini. Tidak penting sekedar title, yang penting adalah sejauh mana dan sebesar apa yang sudah kita berikan untuk negeri ini. Hal kecil pun akan sangat berharga. Ya.. akan kumaksimalkan diriku untuk Remas At-Taqwa Bondowoso, untuk HIMAFI Neutron, untuk keluargaku, untuk sahabat-sahabatku dan orang-rang disekitarku. Menjadi bermanfaat bagi orang lain alah sebuah kepuasan batin tersendiri, juga bias menjadi bagian shodaqoh bukan? Be good outside, so do the inside. Aku harus bisa menjadi diriku yang terbaik untuk diriku. Perbaiki kualitas diri. Perbaiki kualitas sholat, tilawah, puasa, belajar dll.

Ah.. mawapres.. lupakan saja sejenak, focus pada hal lain yang juga prestatif. Aku harus bisa berprestasi, menjadi yang terbaik untuk diriku dan orang lain, menjadi bermanfaat untuk lingkunganku, menjadi hamba yang senantiasa taat. Be the best for our self! Do the best! Learning by doing! I know that I can do it! BismillahiRR..

--
My only word now is kangen. Fifi, Danang, teman-teman terhebat...

0 komentar:

Post a Comment

 
save_Na Blogger Template by Ipietoon Blogger Template